BEAN COOLEN COFFEE

you hide my coffee but today I'll tell the world

raflesia arnoldi

Posted by beancoolen on January 17, 2010

Bunga Raflesia Mekar di Cagar Alam Taba Penanjung

Selasa, 8 Januari 2008 14:03 WIB | Warta Bumi | | Dibaca 3306 kali
Bengkulu (ANTARA News) – Sekuntum bunga Raflesia Arnoldi, bunga khas dan menjadi kebanggaan Provinsi Bengkulu, yang berada di kawasan Cagar Alam Taba Penanjung Bengkulu Utara, saat ini sedang mekar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa, bunga mekar yang memiliki diameter sekitar 70 centimeter itu hanya berjarak lima meter di jalan raya Kota Bengkulu-Kepahiang.

Sayangnya, tidak ada satu pihakpun yang mengamati atau menjaga bunga yang kini mulai langka tersebut kecuali penduduk setempat.

Menurut Conetin, salah seorang pedagang bunga pakis dan anggrek hutan yang tak jauh dari lokasi mekarnya bunga tersebut, Selasa, bunga Rafflesia itu sudah mekar sejak satu minggu lalu.

“Dua pekan lalu juga ada bunga Raflesia mekar di lokasi lain berjarak satu kilometer dari tempat bunga yang mekar saat ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dalam pekan ini satu kelopak bunga Raflesia lainnya juga akan mekar.

Conetin sangat menyayangkan tidak adanya petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bengkulu atau Mahasiswa Pecinta Alam Bengkulu yang menjaga dan peduli dengan bunga tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tidak ada perhatian dan kepedulian pemerintah dan mahasiswa terhadap mekarnya bunga Rafflesia ini, padahal bunga ini merupakan kebanggaan daerah,” katanya.

Bunga Raflesia merupakan bunga langka yang hanya tumbuh di daerah tersebut dan menjadi suatu kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

Sejak mekar satu minggu lalu lalu, hingga kini belum ada satu pihak terkait yang melihat bunga tersebut.

Saat ini di sampingnya tumbuh satu bunga Raflesia yang masih berupa kuncup yang diperkirakan akan mekar pada pekan depan.

Untuk melindungi bunga tersebut dari tangan jahil apalagi letaknya hanya lima meter dari jalan raya, para pedagang bunga memasang pagar bambu alakadarnya dan menjaganya secara bergantian.

Kepada setiap pengunjung yang ingin melihat bunga Raflesia tersebut penjaga minta sumbangan sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap penjaga yang menjaga bunga tersebut dari tangan jahil.

“Kita tidak menetapkan tarif berapa kepada pengunjung dan hanya minta sumbangan alakadarnya untuk beli rokok,” ujarnya.

Di kawasan Cagar Alam Taba Penanjung hampir setiap tahun selalu muncul bunga Rafflesia, bahkan hampir tiga bulan sekali bunga tersebut mekar.

Bunga Rafflesia yang tengah mekar dan akan mekar itu kini dipagari oleh penduduk dengan kayu seadanya untuk menghindari kerusakan.

Conetin mengatakan, setiap hari pengunjung yang melihat bunga Raflesia mekar itu berkisar antara 40-60 orang, terutama pengendara kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang melintas di jalan raya tersebut.(*)

COPYRIGHT © 2008

Friday, September 18, 2009

Five flowers Rafflesia (Raflesia sp) ready to bloom in the forest Penanjung Taba Nature Reserve, City of Bengkulu, Sumatera

(Dijurnal) Five Rafflesia flowers (Raflesia sp) ready to bloom in the forest nature reserve Taba Penanjung I register 79, exactly at 40 miles Kepahiang Road, City of Bengkulu. On Wednesday (9 / 9), five will be bloom or so-called Knop, was given a fence by the local community to protect them from disturbance of wild animals. “There are five Knop and we’ve put a fence to be safe,” said Apri, local residents who found them.

According to him, within 10 days or 14 days ahead, one of the five Knop it will bloom for a larger shape. While others will follow, so the visitors could not see the five flowers blooming at the same time. Previously, one Raflesia flowers also bloom in the same location. However, today, has changed color to black and begin to rot. “Reddish yellow color at first, then bright red, then changed to black within 10 to 14 days,” said Apri.

Care Team members Puspa Rare Monok dam Kehapiang District, Holidin, said the nature reserve area of Taba Penanjung I and II and in the surrounding forest area is natural habitat Raflesia flowers. The group has made enclosure in the locations covered many of the host species of flowers Raflesia Liana (Tetra stigma). “Because the flowers appear only through its host plants. Without the host, Raflesia can not grow,” said Holidin.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.